Selasa, 30 November 2010

Menikmati Jagung Bakar Pantai Senggigi


Alhamdulilah.. Pulang kerja, capek, penat, ngantuk, semuanya terobati disini. Di Pantai Senggigi, di sepanjang pantai banyak yang jual jagung bakar. Dimakan di pinggir pantai, hmmm nikmat sekali, dipadu dengan hangatnya kopi susu. Waw.. maknyuss...

Dengan memesan Kopi susu, dan Jagung bakar, cuma membayar enam ribu rupiah, murah banget....

Indahnya Sunset di Pantai Senggigi, Lombok




Subhanallah, indah banget sunsetnya di Pantai Senggigi, Lombok. Tidak sia-sia, pulang kerja, tidak langsung pulang, mampir ke pantai ini dulu. Yang biasanya saya cuma lihat di internet atau tivi, eh sekarang liat secara langsung. ( with cam : Lumix DMC-F3 12MP)

Anjing di Sunset nya Pantai Senggigi



Huhui, hasil dari jalan-jalan sore ini di pantai Senggigi, Lombok. Menikmati indahnya Sunset disini. Disini banyak anjing yang bermain di pantai.

Senin, 29 November 2010

Foto-foto Pantai Jatimalang, Purworejo

Setelah ane posting tentang Pantai Jatimalang yaitu di postingan ini dan di postingan ini (klik aja), nah sekarang ane tambahin dah foto-foto Pantai Jatimalang yang lebih lengkap, yang didominasi foto kapal nelayan. Selamat Menikmati...















Pantai Keburuhan, Purworejo


Sama seperti postingan sebelumnya, foto-foto pantai ini sudah cukup lama tersimpan di Lepi, tepatnya tanggal 20 Juni 2010 saya untuk kesekian kalinya kesana. Pantai Keburuhan terletak di Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol. Kabupaten Purworejo. Letaknya berseberangan dengan Pantai Pasir Puncu yang ada di Kecamatan Grabag. Untuk ke sana bisa menyeberang dengan perahu dari pantai pasir puncu, atau naik mobil dan motor, kendaraan sudah bisa ke pantai.

Kalau dari arah Perempatan Jatimalang, lurus aja ke barat, mengikuti jalan daendels. Nanti di sebelah kiri ada petunjuk arah ke Pantai Keburuhan. Pantai nya lumayan indah, anginnya kencang. Akan tetapi masih sepi, kalah ramai dengan Pantai Jatimalang.


Pantai Congot, Yogyakarta

Iseng-iseng saya buka file-file foto di lepi, eh ternyata ada dokumentasi traveling saya di Pantai Congot, dan belum di posting, langsung deh saya posting. Pantai Congot terletak di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, tepat di sebelah barat Pantai Glagah. Sekitar 1,5 km dari kota Wates. Di Pantai ini juga terdapat muara Sungai Bogowonto. Muara sungai itu justru membuat air laut menjadi coklat dan terkesan kotor. Akan tetapi lokasi tersebut banyak dimanfaatkan wisatawan atau warga sekitar untuk memancing ikan.


Foto-foto ini diambil pada tanggal 4 Juli 2010, hmm sudah lumayan lama juga. Untuk menuju ke pantai ini sangatlah mudah. Dari Purworejo, langsung menuju ke arah selatan, lewat jalan jogja. Trus pas sampai pertigaan Pendowo, ambil jalur yang kanan, yang arah Purwodadi, ikuti saja jalan tersebut, bila sudah sampai Jalan Daendels, belok kiri aja, lewat jembatan yang membelah sungai Bogowonto, terus belok kanan di pertigaan pertama. Lurus terus.. Sampai deh.

Minggu, 28 November 2010

Rumah Makan Taliwang, Mataram

Ayam Taliwang merupakan makanan khas Nusa Tenggara. Dinamakan Taliwang karena masakan ayam berbumbu ini berasal dari Kampung Karang Taliwang, Kelurahan Cakra Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kampung ini berpenduduk 3. 309 jiwa atau 729 keluarga. Ada cerita, bumbu ayam dahulu kala ditemukan oleh H Murad (alrmarhum) dan istrinya, Salmah dari Karang Taliwang.

Nah sore ini saya nyobain ayam taliwang untuk yang pertama kali. Saya beli di Warung Makan Taliwang, yang berlokasi di Jalan AA Gde Ngurah, No 26, Cakranegara, Mataram.

Tempatnya tidak terlalu besar, tapi ramainya minta ampun, karena tidak ada tempat, akhirnya dibungkus saja, dimakan di kost. Ayam ini terdiri dari satu ekor ayam full, tapi ayamnya masih kecil. Pas lah buat seporsi makan. Hmm pedas, mantaph bumbunya....

Belanja Oleh-oleh Mataram di Phoenix Food

Huhui, siang ini ikut jalan-jalan teman yang mau pulang kampung ke Purworejo, dengan memborong oleh-oleh dari Mataram di Phoenix Food, yang berlokasi di Jln. Pejanggik, No 48C, Mataram 83000, Nusa Tenggara Barat.

Di sini menjual berbagai macam dodol buah (nanas, jagung, nangka, wortel, jagung, dll), enting-enting kacang mete, kacang mete goreng, kerupuk, madu sumbawa, dan lain lain.

Phoenix Food adalah produk makanan yang diolah secara teliti dan higienis, dari bahan baku unggulan dengan mempertimbangkan asas manfaat bagi kesehatan.

Phoenix Food dalam memproduksi pangan memperhatikan segi manfaarnya bagi kesehatan seperti olahan dari rumput laut, tomat, nangka, sirsak, wortel, jahe dan bahan baku lainnya yang tidak diragukan lagi khasiatnya, lebih lebih semua di kombinasikan dengan rumput laut.berdasarkan hasil penelitian diberbagai negara diketahui bahwa rumput laut kaya akan nutrisi esensial seperti enzim, asam nukleat, asam amino, mineral, trace element, dan vitamin A, B, C, D, E dan K.


Jadi kalau kamu berkunjung ke Mataram, terus mau pulang ke kota asal, jangan lupa beli oleh-oleh di warung ini ya...

Di Mataram sekarang ada tiga counter Phoenix :
  1. Di Jalan Pejanggik, Depan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mataram Timur
  2. Di Jalan Adi Sucipto, Sebelah Timur SMAN 7 Mataram (Dekat Bakso H. Anang)
  3. Jalan AA Gde Ngurah, Cakranegara




Cafe Three C Mataram

Hmm malam ini jalan-jalan lagi, wisata kuliner lagi di Kota Mataram. Tujuan malam ini adalah Cafe Three C, yang merupakan cafe special teh dan kopi. Sip dah pokoknya..

Lokasinya di Jl. Pendidikan No.18, atau Depan MAN 1 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Suasananya romantis banget, pas buat pasangan-pasangan muda, dengan cahaya remang remang, dan alunan musik barat. Hmmm...

Three C singkatan dari Clean, Conceptual, and Colorful. Wah pakai bahasa Inggris, haha kalo gak tahu artinya, buka kamus ya..
Kalo mau info lebih jelas, langsung datang aja ke sini, atau buka aja Facebook nya di sini.




Warung Soto Yugisah, Mataram


Hmmm siang ini dilanjutkan dengan wisata kuliner, menu makan siang kali ini yaitu soto. Disini ada warung soto yang terkenal yaitu YUGISAH. Ada kosakata "yu", apakah ini pemiliknya orang jawa? Mari kita buktikan..


Setelah masuk ke dalam, waw nuansanya penuh kayu dan ukiran, sepertinya memang dari jawa nih. Uniknya tempat duduknya berupa amben, trus di atasnya ada meja. Jadi kita harus naik amben dulu, lesehan di atas amben.


Penyajian soto disini sedikit beda dari Soto yang biasa saya makan di Purworejo. Di sini penyajiannya menggunakan piring, bukan mangkok. Kemudian bumbunya lebih kuning, dan rempah-rempahnya begitu terasa. Terus ada potongan telur rebus juga. Sebagai lauk, disini disediakan tempe goreng tepung. Wah tempe gorengnya juga beda, disini bentuk irisannya kecil memanjang. jadi mirip pisang goreng.. Haha..


Jika kamu berkesempatan liburan ke Mataram, mampirlah kesini, lokasinya mudah dijangkau, yaitu di seberang Bandara Selaparang, tepatnya di Jalan Adi Sucipto, No 10 Mataram. Cobain deh.. dijamin uenak.. Maknyuss....

Pantai Ampenan, Mataram


Akhirnya dengan bermodalkan motor dan helm pinjaman, saya bisa menikmati sore hari di Pantai Ampenan. Pantai ini terletak di Kecamatan Ampenan, Kabupaten Mataram. Jaraknya cukup dekat dari pusat kota Mataram, dan jalannya juga bagus.


Untuk masuk ke pantai ini gratis lho, tidak ada tiket masuk, cuma harus bayar parkir bila memakai kendaraan, tadi saya naik motor, jadi harus bayar parkir seribu rupiah. Suasana Pantai Ampenan rame banget, banyak dipenuhi anak-anak yang bermain di pinggir pantai, juga ada orang yang memancing ikan.

Sabtu, 27 November 2010

Monumen Bumi Gora


Monumen Bumi Gora terdapat di Taman Udayana, jalan Udayana, Mataram. Monumen Bumi Gora merupakan Sebuah Monumen yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Monumen ini ditandai dengan adanya sebuah batu besar. Seiring dengan kemajuan kota Mataram Yang Maju dan Religius. lahan disekitar monumen bumi gora yang tadinya jalur hijau di rubah menjadi taman kota yang dilengkapi dengan berbagai wahana bermain anak-anak tidak hanya itu disekitar taman mulai bermunculan warung-warung yang menyediakan makanan atau minuman, dan menjadi tempat nongkrong anak muda di sini.

Bila kamu berkesempatan liburan ke Mataram, mampirlah ke sini, tempat ini lumayan dekat dengan Bandara Selaparang, dan cobain berbagai makanan yang dijajakan disini, macam-macam lho. Pokoknya dijamin kenyang.

Jalan-jalan ke Taman Udayana Mataram

Taman Udayana adalah salah satu tempat berwisata kuliner dan tempat untuk bersantai di Mataram, disepanjang jalan kita bisa melihat banyak penjual makanan dan minuman yang ada di jalan udayana, di sepanjang Udayana terdapat banyak pedagang kaki lima yang menjual berbagai macam makanan dan minuman seperti Siomay, Soto, Bakso, Mie goreng, Nasi goreng, Nasi Pecel, Lumpia Semarang, Serabi Solo, dan masih banyak lagi.

Minggu pagi ini taman udayana dipenuhi para muda-mudi, ada yang bergerombol, ada yang sendirian, dan tidak sedikit pasangan yang sedang memadu kasih. Selain itu, disini juga terdapat para anak-anak gaul (haha...) yang hobi break dance, maupun skate board.





Hari minggu ini adalah pertama kali saya jalan-jalan ke taman ini, bersama teman, saya muter-muter taman ini, tidak lupa dilanjutkan dengan sarapan. Nasi pecel adalah menu yang saya pilih pagi ini. Hmm lezat, bumbu kacangnya begitu terasa....

Mendarat di Bandara Selaparang, Mataram

Bandara Selaparang.
Bandara ini mempunyai kode IATA: AMI; ICAO: WADA. Bandara ini adalah bandara domestik dan internasional di kota Mataram, NTB. Bandara ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I dan dibuka pertama kali pada tanggal 6 Agustus 1995. Bandara ini memiliki luas 200 hektare. Terletak persis di jantung pulau "eksotik" Lombok tepatnya di jalan Adi Sutjipto Mataram, NTB.

Saya take off dari bandara Juanda Surabaya pukuk 11.30 WIB, dan sampai di bandara Selaparang pukul 13.25 WITA. Dikarenakan beda waktu satu jam, sehingga perjalanan yang sebenarnya cuma sejam, menjadi seolah olah dua jam, dari jam 11.30 - 13.25

Saya menggunakan maskapai Lion Air, dengan nomor penerbangan JT 640. Sesampainya di Bandara Selaparang, saya turun pesawat, dan waw.... saya terkesima dengan pemandangan di bandara ini, indah banget, dengan background pemandangan berupa pegunungan hijau nan eksotis. Tak lupa saya abadikan dengan kamera saya, jepret sana, jepret sini, Hehe.