Senin, 09 Januari 2012

Liburan lagi ke Pantai Kaliantan, Lombok Timur

Lagi, lagi dan lagi. Kenapa saya memakai kata "lagi" dalam judul nya? Yuph karena saya memang pernah ke pantai ini. Kenapa saya ke pantai ini kalau saya pernah ke pantai ini???

-----

Seperti kebiasaan saya sebelumnya, setelah melakukan sebuah trip ke lokasi wisata di Lombok yang Super Duper Bagus tapi gak terkenal, saya pasti langsung promo abis abisan mengenai Obyek tersebut, terutama lewat twitter dengan akun @lombokkita . Sehingga bikin orang orang yang menjadi tertarik alias ngiler untuk segera ke lokasi tersebut.

Yang pernah berhasil saya lakukan adalah mengenalkan Pantai Tangsi yang berpasir PINK, sebelumnya orang orang pasti lebih tahu Pantai Pink ada di Pulau Komodo NTT, tapi ternyata Pasir Pink juga ada di Lombok. banyak orang yang gak tahu tentang hal ini, bahkan saya sudah banyak mendapat pertanyaan keheranan/ekspresi kaget dari orang Lombok asli, mereka gak tahu akan adanya pantai pink ini.

-------------------------------

Nah kali ini saya berkesempatan menjadi penunjuk jalan bagi temen temen yang penasaran akan keindahan Pantai Kaliantan di Lotim yang pernah saya sebar info dan foto nya lewat twitter. Haha, gara gara foto foto, mereka mupeng juga ke pantai ini, dengan hati ikhlas dan senang hati, saya pun menjadi penunjuk jalan yang baik bersama rekan rekan @SelaparangTours, @gempitalagi @juleisme @Akbarozski dan rekan dari jogja @masgufi.

Hujan di Minggu pagi ini hampir saja membatalkan rencana perjalanan ke Kaliantan. Dimana rencana jam 8 pagi berangkat, namun jam 8 masih berpelukan dengan guling di atas kasur. Di luar masih hujan cui. Penantian pun cukup singkat, daripada cuma di rumah bengong, mending langsung capcus, lagian juga naek mobil, gak basah juga kalo ujan. Jam 9 kita langsung cabut menuju Kaliantan, berhubung kita kita belum pada sarapan. Mampirlah kita sarapan di Warung Makan Murah Meriah di daerah Bengkel

Perutpun kenyang terisi nasi, kita pun langsung melaju menembus gerimis yang tak kunjung henti. Saya lihat, mendung di langit cukup merata, tidak sedikitpun terlihat adanya langit biru sejauh mata memandang. Dalam hati berpikiran, di Kaliantan pun pasti juga akan hujan.

Rute yang akan kita lalui yaitu Mataram-Kediri-Praya-Jerowaru. Berhubung saya disini jadi guide sekalian penunjuk jalan, saya pun dikasih kehormatan duduk di samping supir. Haha... Selepas keluar dari Kota Praya ke arah timur, jalan mulai agak menyiksa kami, mengekang kenyamanan berkendara kami. Aspalnya rusak saudara saudara, dan sedang dalam perbaikan. Alhasil laju kendaraan pun sangat pelan, apalagi di dalam mobil ada ibu hamil 5 bulan, oh no... kasihan beliau. Saya yang gak hamil aja kerasa mules ini perut kaya dikocok kocok, lha beliau?? Alhamdulilah penyiksaan tidak lama, jalan pun kembali mulus.

Dan rintik hujan pun masih setia menemani perjalanan kami sejak berangkat tadi. Jalanan basah dan air pun menutup beberapa lubang yang ada di berbagai titik di jalur ini, agak berbahaya juga. Di jalur ini kita akan melalui dua pom bensin di sebelah kanan. Nah setelah pom bensin yang ke dua, akan ada pertigaan. Nah disitu kita harus belok ke kanan. Lurus aja sampai ketemu pasar, kemudian belok kanan, jalannya halus, karena masih baru. Kemudian ketemu pertigaan lagi, belok saja ke kiri. Ikuti jalur tersebut sampai pada sebuah pertigaan yang ada papan petunjuk jalannya. Kalo belok ke kanan menuju Pantai Surga dan Ekas, kalau lurus menuju Tanjung Ringgit dan Kaliantan. Tentu saja kita ambil jalur yang lurus, ikuti saja terus jalur ini sampai hampir ketemu pantai, nanti ada pertigaan lagi, beloklah ke kanan dengan jalan yang agak menanjak. Nah sampailah kita di Pantai Kaliantan.

Sebenarnya awalnya saya sempat ragu bawa mereka ke pantai ini, karena menurut pemikiran sana, di pantai ini kita gak bisa melakukan apa apa. Tapi ternyata ekspresi mereka sangat luar biasa setelah menginjak pantai ini, mereka sangat terkesan. Saya hanya bisa terharu...

Pantai kaliantan berpasir putih, dengan ombak sedang dan ada beberapa tanah yang naik membentuk bukit bukit kecil. Di sekitar bebatuan bukit, pasirnya berbentuk merica seperti yang ada di Pantai Mandalika/Kuta di Lombok Tengah, tak heran bila bulan Februari/Maret di sini juga ada Event Bau Nyale.







jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar