Senin, 05 Maret 2012

Kehebohan Eunjung T-Ara ke Lombok


Twitterland semalam dihebohkan oleh kedatangan Eungjun dan Jang Woo (WooJun) beserta kru ke Lombok. Eungjun sendiri merupakan salah satu personil dari girlband korea yang sedang naik daun "T-Ara". Kehebohan ini diawali dari twitternya @airasekararum yang dapat info dari teman nya bahwa dari tanggal 5-8 Maret 2012 akan syuting "We Got Married" di sekitaran Lombok. Nah berawal dari twitnya satu orang itu, kemudian di re-tweet berulang ulang oleh followernya, pembicaraan mengenai kedatangan Eungjun pun semakin memanas.

Nah paginya (06 Maret 2012), para fans nya T-ara (biasa disebut diadem) yang dimotori oleh @airasekararum langsung menuju ke hotel tempat mereka menginap, yaitu Hotel Sheraton di Senggigi. Cukup sabar juga fans fans ini menunggu pujaan hati mereka keluar hotel. Dan akhirnya si Eungjun beserta Jang Woo dan orang tua nya pun keluar hotel, ternyata mereka menuju bukit Nipah untuk Syuting . Berikut Foto Foto Eungjun di Bukit Nipah , Lombok :






Video syuting WGM di Bukit Nipah (oleh @marisa_sheblue)



Video syuting WGM di Bukit Nipah (oleh Dbeansprout)



Nah setelah syuting di Bukit Nipah, mereka menuju Gili Air untuk melanjutkan syuting nya. Berikut beberapa foto Woojung di Gili Air :






Nah malamnya, mereka berdua melanjutkan syuting di salah satu Art Shop di Senggigi (depan Senggigi Square) , mereka berdua memilih-milih beberapa hasil kerajinan yang dipajang. Berikut beberapa Foto Foto WooJung di Art Shop Senggigi (sumber : @rzkicha ) :



Nah hari ini, (07 Maret 2012) dilanjutkan syuting di daerah Sukarara, Lombok Tengah. Berikut adalah beberapa foto dari Woojung saat syuting di SDN 1 Sukarara :




Sepulang dari Sukarara, Lombok Tengah, semua kru WGM kembali ke Hotel Sheraton Senggigi, untuk beristrahat, sampai sore hari. Karena mereka terlalu lama beristrahat, banyak fans yang awalnya ngikutin dari sukarara dan nungguin di depan hotel, akhirnya putus asa dan pulang meninggalkan hotel. Namun masih ada juga Diadem sejati yang rela menunggu di depan hotel.

Nah setelah lama menunggu akhirnya woojung pun keluar hotel. Mereka akan melanjutkan syuting menuju Puri Mas Resort menggunakan pakaian adat sasak dan naek Cidomo (kendaraan khas Lombok). Di Pantai Mangsit Eunjung dan Jangwoo melaksanakan pernikahan dengan adat sasak, waw kereeen. Berikut ini Foto Pernikahan EunJung dan Jangwoo di Pantai Mangsit Lombok :



Tunggu Update info dan Fotonya ya....



(Do you want to get the original picture?) email to : irwan_music@yahoo.co.id

jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Jumat, 02 Maret 2012

Pantai Tangsi di Lombok Timur




Sobat, sudah pernah baca postingan saya mengenai Pantai Tangsi yang berpasir Pink kan? Itu merupakan cerita saya pada kunjungan yang pertama, alhamdulilah saya berkesempatan lagi untuk ke sana, untuk lebih mengeksplore keindahan pantai Tangsi.

Satu hal yang menjadi daya tarik dari pantai tangsi adalah pasirnya yang berwarna Pink / merah muda, dan di Indonesia cuma ada dua lho pantai yang berpasir Pink, satunya ada di Pulau Komodo NTT. Kalau dilihat lebih dekat, ternyata warna asli pasir ini sebenarnya putih, namun telah bercampur dengan serpihan serpihan terumbu karang yang berwarna pink, mereka menyatu dan membentuk warna merah muda, apalagi saat terkena air laut dan terpapar sinar matahari, warna Pink nya jelas sekali terlihat.

Untuk mencapai lokasi Pantai Tangsi butuh waktu dua jam dari Kota Mataram, jarak yang lumayan jauh, Rutenya sama persis dengan Rute tanjung Ringgit, karena memang lokasi keduanya berdekatan. Hanya saja Pintu masuk Pantai Tangsi berada di sebelah kiri, sekitar 1 KM sebelum Tanjung Ringgit. Nah di Pintu masuknya itu ada tanda seperti gambar di bawah ini :


Bagi yang belum tahu rute Tanjung Ringgit, coba buka lagi postingan saya sebelum ini, atau klik di sini . Sama seperti halnya di tanjung ringgit, kalau ke pantai ini harus alias wajib bawa minuman yang banyak biar tidak dehidrasi. Karena di sini tidak ada yang jualan air minum, tapi bagusnya di sini ada banyak pohon, sehingga rasanya tidak sepanas di tanjung ringgit.


di sebelah kiri akan terlihat gili, bernama Gili Petelu, nah kita bisa kesana lho, caranya dengan menyewa kapal nelayan yang selalu siap sedia di Pantai Tangsi. Menurut yang punya perahu sih, tarifnya 50 ribu/orang PP, dan kapal kecil ini cuma muat 3 orang (demi keamanan).


Selain itu, di sini juga terdapat Goa Jepang lho, namun ukurannya lebih kecil daripada yang di tanjung ringgit, bentuknya bener bener kotak, bila kita masuk kita harus agak menundukkan badan, karena memang gak terlalu besar lobangnya.



Nah ini ada beberapa foto asik di Pantai Tangsi, selamat menikmati :







Oia, terakhir, sebagai gambaran aja nih, diambil dari google maps, no 1 adalah Tanjung Ringgit, sedangkan no 2 adalah Pantai Tangsi :


jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Minggu, 26 Februari 2012

Indahnya Tanjung Ringgit , Lombok Timur

Kalau dihitung hitung sudah tiga kali saya ke Tanjung Ringgit, dan weekend ini merupakan kali ke empat saya terdampar di ujung tenggara Pulau Lombok ini, tentu saja dengan suasana dan rekan travelling yang berbeda.

Nah, setelah puas menikmati keindahan Tanjung Ringit, sekarang giliran saya untuk berbagi keindahan Tanjung Ringgit kepada kalian. Sekedar tips, bagi yang belum pernah ke Tanjung Ringgit dan pengen kesana, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan lho, simak ya :

LOKASI dan RUTE.
Tanjung Ringgit ini terletak di ujung tenggara Pulau Lombok (lihat Peta), masuk di Wilayah Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Untuk mencapai lokasi ini bisa menggunakan kendaraan Pribadi (mobil atau motor) atau kendaraan sewaan, karena tidak ada angkutan umum sampai sana. Rute menuju Tanjung Ringgit yaitu Mataram - Praya - Jerowaru. Di jalur Praya - Jerowaru nanti kita akan melewati 2 Pom Bensin di sebelah kanan. Nah sekitar 100 meter setelah Pom Bensin yang kedua, ada Pertigaan Jerowaru, beloklah ke kanan, ikuti saja jalur itu terus (jalan aspal bagus) sampai ketemu Pasar Jor Jerowaru, dari situ beloklah ke kanan, sampai ketemu pertigaan lagi, terus belok ke kiri, ikuti jalurnya sampai ketemu pertigaan yang memisahkan jalur Tanjung Ringgit dan Pantai Surga, ambil lurus saja, karena kalau ke kanan nanti akan sampai Pantai Surga. Nanti akan ketemu pertigaan lagi, bila lurus akan sampai ke Pantai Kaliantan (jalan aspal bagus), nah kita harus belok kiri keluar dari aspal, jalan mulai rusak, dan sesekali ada kubangan air besar di tengah jalan. Ikuti saja jalan itu sampai habis, kalau ada pertigaan, tetep aja lurus, kira kira ada sekitar 15 KM kita disiksa jalur ancur ini. Pesan saya, jangan gunakan mobil jenis sedan deh, dijamin gak bakal sampai TKP. Bila sudah melihat Mercusuar, tandanya kita sudah sampai Tanjung Ringgit.

Rute Mataram - Tanjung Ringgit (Garis Merah)

Kondisi Jalan Menuju Tanjung Ringgit

Mercusuar dari kejauhan

PERLENGKAPAN.
Karena di sekitaran Tanjung Ringgit tidak ada fasilitas wisata apapun, jadi kita harus mempersiapkan semua dari rumah.
  1. Bawa minuman sebanyak banyaknya. Di teriknya Tanjung Ringgit saya jamin kalian akan dehidrasi hebat jika persediaan air kurang. Selain itu Di Tanjung Ringgit tidak ada warung satu pun. Lebih baik jika kalian ke Tanjung Ringgit sekalian bawa Tikar dan Makanan besar (nasi dll), kemudian gelar tikar di bawah pohon, makan siang sambil menikmati indahnya tanjung ringgit diiringi debur ombaknya. Ajiib.

  2. Pakai sunblock untuk mencegah kulit kalian belang belang.
  3. Kamera. Ke Tanjung Ringgit gak bawa kamera sama saja dengan malam minggu tapi gak ada patjar, gak lengkap, gak sempurna rasanya. Sayang banget rasanya ke sini cuma lihat lihat aja tanpa jepret jepret.

Di bagian bawah (sebelah kanan jalur pejalan kaki), ada semacam sumur kecil buatan manusia, menurut para penggembala kerbau disini, air di sumur itu tawar lho. Heran juga saya, sumur di dasar tebing yang notabene lokasinya sangat dekat dengan air laut yang asin.


Selain alamnya yang indah, Tanjung Ringgit juga menyimpan sejarah lho. Di sini terdapat Meriam peninggalan Jepang. Dulu waktu pertama kali ke Tanjung Ringgit, saya gagal menemukan lokasi Meriam ini. Dan saya pun menemukan lokasi meriam ini pada kunjungan kedua, ternyata lokasinya ada di pinggir jalur wisatawan (jalur yang terbentuk oleh kendaraan yang lewat), di tengah tengah Tanjung Ringgit, di balik semak semak. Meriam tersebut masih terlihat kokoh menghadap laut, akan tetapi sayangnya penuh coretan sana sini oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab.


Selain meriam, juga terdapat sebuah goa yang cukup besar. Ini adalah kunjungan saya yang ke empat ke Tanjung Ringgit, dan ini merupakan yang pertama saya bisa menemukan lokasi Goa nya, berkat bantuan bapak bapak penggembala kerbau yang baik hati. Ternyata lokasinya ada di ujung Tanjung, pokoknya ikuti saja jalur yang terbentuk sampai ujung, terletak di balik semak semak juga (tapi jauh dari meriam). Pintu goa nya ada di atas, bukan di bawah pantai, dekat dengan bibir tebing, tapi Saya tidak tertarik untuk masuk goa karena bau nya gak enak, banyak kotoran kelelawar.


Melihat begitu besar potensi wisata di lokasi ini, sangat disayangkan ya objek wisata ini terbengkalai, benar benar tidak dirawat dan dikembangkan. Beberapa spot yang bisa dikembangkan :

  1. Mercusuar. Coba dikembangkan sebagai tempat untuk melihat Tanjung Ringgit dari atas, jadi wisatawan bisa naik, dan melihat panorama Tanjung Ringgit dari Kejauhan.
  2. Sumur air tawar. Nah coba dibuatkan jalan menuju ke bawah ke lokasi sumur itu, sehingga wisatawan bisa turun dengan aman.
  3. Meriam Jepang. Lokasinya yang berada di balik semak semak, wisatawan yang belum tahu pasti akan melewatakan objek yang satu ini, seandainya semak semak itu dibersikan, meriam dipagari, dan dirawat, pasti akan menjadi sangat elok dan gagah meriam itu.
  4. Goa Raksasa. Ini juga merupakan salah satu daya tarik yang luar biasa, Ada goa yang letaknya di ujung Tebing, coba bayangkan, keren abis. Bisa dibuatkan jalan/tangga turun ke goa nya, dipasang semacam lampu agar wisatawan bisa masuk tanpa kegelapan dll.
  5. Selain itu juga perlu dibuatkan beberapa berugak deh, mengingat begitu panasnya lokasi ini, berugak tersebut bisa digunakan untuk bersantai para wisatawan tanpa takut kepanasan terbakar matahari.
Beberapa Foto di Tanjung Ringgit :




Nah biar lebih jelas mengenai lokasi meriam dan goa nya, perhatikan peta google maps di bawah ini :

Keterangan Gambar :

- No. 1 Adalah Mercusuar

- No. 2 adalah Sumur Air Tawar

- No. 3 adalah Meriam Jepang

- No. 4 adalah Goa Jepang

Dan garis putih adalah jalur pejalan kaki yang terbentuk karena sering dilewati wisatawan.

jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Sabtu, 25 Februari 2012

Nasi Balap Puyung Rinjani


Makan.. siapa sih yang gak suka makan?

Yuph, selain untuk mempertahankan hidup, saya memang suka wisata kuliner. Mencoba menu menu baru di setiap tempat yang saya datangi. Lombok mempunyai banyak makanan khas, namun satu yang paling saya suka, yaitu Nasi Puyung. Puyung sendiri merupakan nama daerah di Lombok Tengah, jadi makanan ini berasal dari daerah puyung di Lombok Tengah.

Dari sekian banyak warung Nasi Puyung di Mataram, yang saya suka cuma Nasi Puyung Rinjani yang berlokasi di Ruko Ruko Jalan Adi Sucipto, Mataram atau sebelah timur SMAN 7 Mataram. Kenapa? karena di tempat ini nasi puyungnya ada sayurnya (kreasi penjualnya), sedang nasi puyung yang asli tidak ada sayurnya. Yah satu masalah saya di Lombok yaitu susah dapetin warung yang jual berbagai macam sayuran hijau.

Kalo kalian sedang jalan jalan ke Lombok, mampir deh ke warung ini, Recommended...!!



jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Selasa, 21 Februari 2012

Kehangatan di Bukit Nipah, Lombok Utara




Menanti senja merupakan salah satu hal yang saya sukai, ya bisa dibilang hobi lah, apalagi sejak saya tinggal di Pulau Lombok ini, menanti Sunset bisa dilakukan tiap sore di sepanjang Pantai Barat Pulau Lombok karena memang lokasinya yang dekat dengan kost.

Dulu sebelum punya banyak kenalan di Lombok, saya selalu sendiri saat menanti senja, meskipun kanan kiri mereka berpasang pasangan yang seolah mengejek saya yang kesepian ini, tapi tak kuhiraukan karena yang kucari adalah senja bukan mereka.

Nah setelah setahun berlalu, saya pun secara tidak sengaja menemukan kenalan yang berasal dari berbagai daerah di Lombok dengan hobi yang sama yaitu twitteran, ngumpul2 dan jalan jalan. Ya, merekalah yang sudah menemani hari hari saya akhir akhir ini. Baik di dunia maya (twitter dan BBM) serta di dunia nyata.

Kali ini saya beserta teman teman menghabiskan sore di Bukit Nipah, yang berlokasi di Lombok Utara (cek postingan saya sebelumnya), menurut saya lokasi ini lokasi yang paling bagus untuk menanti sunset karena pandangan luas, dengan kombinasi air laut di bawah dan hiasan pohon kelapa, sungguh cantik apalagi saat cuaca cerah... hmm Amazing.





Senja... Meskipun hanya guratan guratan warna lembayung di langit, namun cukup bisa memberikan suasana hangat bagi semesta alam.



jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Jumat, 17 Februari 2012

Bubur Ayam 43 Cemara


Sedang di Mataram? dan bingung mau sarapan dimana? Jangan khawatir langsung aja cap cus ke Bubur Ayam 43 yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto No.43, atau tepatnya di pertigaan Cemara, Mataram. Rasanya lumayan enak lho, semangkok cuma 10 Ribu rupiah. Cobain deh.

Sabtu, 11 Februari 2012

Dualisme Sembalun, Lombok Timur

Sembalun... bagi saya seperti bunglon. Lho kok bunglon? Iya karena warna pegunungan nya bisa berubah (seperti bunglon) mengikuti musim, kalo kita kesana pas musim kemarau, warna pegunungannya kecoklatan dan kadang ada bintik2 hitam karena terbakar (atau bisa juga dibakar), nah kalao kita kesana pas musim hujan, dijamin warnanya super hijau segar. Gak percaya? coba deh kesana pada dua musim itu, dan bandingkan sendiri..

Foto Sembalun saat Musim Kemarau :



Foto Sembalun saat Musim Penghujan :



jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok