Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Februari 2012

Air Terjun Mata Jitu, Pulau Moyo

Dari empat Air Terjun di Pulau Moyo, baru dua yang saya kunjungi. Salah satunya adalah Air Terjun Mata Jitu. Letak air terjun ini lebih jauh dari pada Air Terjun Diwumbai, selain itu jalan menuju kesana juga menanjak. Akan tetapi jangan khawatir karena warga Labuhan Aji siap mengantar wisatawan yang mau ke Air Terjun Mata Jitu menggunakan motor. Apabila kita naik ojek warga, cuma butuh waktu 20 menit saja untuk menuju Air Terjun Mata Jitu, sedangkan kalau trekking alias jalan kaki, kita butuh waktu satu jam.

Nah karena kita mau lebih menyatu dengan alam, kami pun memilih trekking jalan kaki menuju Air Terjun Mata Jitu. Kondisi jalan cukup baik, menanjak, dari tanah dan terkadang diperkeras menggunakan adonan pasir+semen. Selama perjalanan di kanan kiri ada berbagai flora yang tumbuh subur. Terutama kebun Jambu Monyet, yuph kacang mete merupakan salah satu komoditas utama dari Pulau Moyo.


Nah ditengah perjalanan menuju Air Terjun, kami menyempatkan makan siang, jangan bayangkan makan di KFC atau Pizza Hut ya.. Kami masak sendiri di sini, yah walaupun menunya sederhana, cuma mie rebus + sosis + bakso, tapi rasanya hmmm super nikmat. Setelah perut terisi penuh, kami pun melanjutkan perjalanan.


Sepanjang perjalanan kami selalu berpapasan dengan warga setempat yang lalu lalang naek motor, ada yang bawa jeligen minyak, ada yang bawa alat2 pertanian, ada yang bawa pancingan, bahkan ada yang bawa rusa buruan. Yuph memang di sekitar sini masih banyak rusa rusa liar yang sering diburu warga setempat untuk dimakan. Hmm kasihan juga...

Setelah sejam berjalan terengah engah sambil membawa beban yang lumayan banyak, keringat mengucur deras, alhamdulilah suara gemericik air terjun pun mulai terdengar, dan semakin lama semakin deras. Hingga akhirnya kami sampai juga di Air Terjun Mata Jitu...



Air terjun Mata Jitu memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan air terjun air terjun yang pernah saya datangi. Air terjun ini kecil, tidak tinggi, dan alirannya pun tidak deras. Tapi yang membuat istimewa di bagian bawah air terjun ini bayak kolam kolam yang terbentuk secara alami, keren deh. Tapi kata penduduk Labuhan Aji, kita di pesenin jangan mandi di kolam ini. Kita harus berjalan ke bawah lagi untuk bisa mandi di kolam. Setelah puas foto foto di lokasi ini, kami pun melanjutkan perjalanan ke bawah seperti yang telah diarahkan warga Labuhan Aji sampai akhirnya kami menemukan jalan ke bawah menuju sungainya. Byuurrr.... Lompat....






jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Selasa, 31 Januari 2012

Air Terjun Diwumbai, Pulau Moyo

Yang buat saya tertarik dengan Pulau Moyo adalah, Air Terjunnya. Bayangkan sebuah pulau kecil tapi air tawarnya sangat baik, bahkan di pulau tersebut ada 4 air terjun alami. Salah Satunya Air Terjun Diwumbai.

Perjalanan diawali dari Rumah Penduduk, tempat kita menginap, beliau adalah kakak Salahudin. Kami berenam di antar oleh seorang pemuda sini bernama Anton (penunjuk jalan). Orangnya baik dan ramah, ngobrol sepanjang jalan mengenai kehidupan di Pulau Moyo ini.


Perjalanan menuju Air Terjun, kita lalui dengan berjalan kaki melewati jalan kecil yang dipagari oleh tanaman hidup yang daunnya membentuk kanopi alami, indah sekali. Di balik pagar tanaman ada padang rumput dengan sapi sapinya, hutan, serta sawah sawah yang sedang menghijau daunnya. Kemudian kita pun mulai memasuki hutan, perjalanan dilanjutkan dengan membelah hutan dengan jalur datar dan sesekali menyeberang sungai kecil dimana di situ banyak kerbau kerbau yang berendam. Di sela sela perjalanan, sayup sayup terdengar kicauan suara burung yang sangat cantik serta suara suara monyet yang saling bersahutan. Keseimbangan alam disini sangat terjaga, hewan hewan dapat hidup bebas di alam tanpa gangguan.


Setelah melewati sebuah bendungan, itu tandanya kita hampir sampai di lokasi Air Terjun. Dan akhirnya setelah sekitar 30 menit berjalan kaki, Air Terjun Diwumbai pun kita jumpai.

Air terjunnya sih memang kecil, paling cuma tiga meter, tapi sensasinya luar biasa. Jadi di atas air terjun ada tali besar yang menggantung di pohon. Nah tali tersebut digunakan untuk bergelantungan dan melompat ke kolam bagian bawah air terjun.

Awalnya kami tidak berani untuk langsung terjun dari atas. Tapi karena si Anton mengawali dengan meloncat menggunakan Tali, kita jadinya tertantang untuk mencoba.. Byuuur.... Air nya terasa sangat segar, meskipun tidak terlalu dingin...







jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Rabu, 14 Desember 2011

Trip ke Air Terjun Geripak, Lombok Barat

Travelling lagi dan lagi, yuph itulah yang kita lakukan setiap akhir pekan di Pulau Lombok ini, Subhanallah pulau ini menyimpan jutaan pesona, tak akan pernah habis kita explore.

Nah pada akhir pekan ini giliran mengunjungi sebuah air terjun di daerah Gunungsari, Lombok Barat, Air terjun tersebut bernama Air Terjun Geripak, hasil rekomendasi dari temen kita @momo_DM . Pertama kali denger, cukup heran juga, di daerah gunungsari yang notabene dekat dengan Pusat Kota Mataram ada Air Terjun nya.

Setelah mendengar penjelasan dari @momo_DM serta searching di om gugle mengenai rute ke Air Terjun tersebut, akhirnya saya memutuskan akhir pekan ini ke lokasi tersebut bersama sahabat saya @Akbarozski.

Perjalanan diawali dengan menuju arah gunungsari. Dari mataram kita ke arah Perempatan Rembiga, kemudian belok kiri arah Gunungsari. Nah nanti setelah melewati Jembatan yang kedua kita belok ke kanan. Tidak jauh dari situ nanti ada sebuah perempatan kecil dimana disitu ada petunjuk arah ke pura (lupa nama puranya). Dari situ belok ke kanan, jalannya aspal tapi sudah rusak (sudah terbiasa dengan kondisi ini), pertama kali lewat sini agak meragukan kalau ini adalah sebuah jalur wisata.

Dari situ nanti kita akan menemui banyak sekali persimpangan, tanpa ada papan petunjuk arah. Nah modal utama biar gak kesasar adalah bertanya. Dan untungnya, warga sekitar ramah ramah, setiap bertanya di persimpangan, mereka menjawab dengan jelas dan penuh senyuman (lega rasanya).

Sampai akhirnya kami mulai bingung lagi, karena jalan aspal habis dan hanya tinggal jalan tanah yang cukup sempit dan berada di pinggir sawah. Dalam hati bertanya tanya, apa benar ini jalurnya, apakah kita kesasar?

Akhirnya jurus pamungkas pun dikeluarkan, yaitu bertanya pada orang sekitar. Haha, dan ternyata memang benar, ini jalurnya. Jalurnya ini ya cuma tanah, sempit, becek, licin dan seharusnya ini bukan jalur motor. Tapi pemandangan di sebelah kanan lumayan indah juga :


Kami pun mengikuti jalur tersebut, jalanan mulai menanjak dan semakin buruk. Sampai akhirnya kami sampai di sebuah warung kecil penjual soto. Soto? yuph awalnya kami juga heran di tengah hutan gini ada yang jualan Soto. Sembari istirahat sebentar, motor kami titipkan ke warung tersebut, karena jalanan berikutnya makin curam, takut juga kalo memaksakan diri pakai motor.


Perjalanan kami lanjutkan dengan berjalan kaki, sialnya hujan turun, awalnya cuma gerimis, tapi lama lama deras. Udah terlanjur basah, kami pun tak menyerah melanjutkan perjalanan. Oia, harus hati hati juga ya, saya coba liat ke atas, di kanan kiri jalan banyak pohon Durian yang sedang berbuah dengan lebatnya. Takutnya karena hujan, durian durian itu berjatuhan dan mengenai kepala. Semoga tidak. Ternyata di daerah ini lengkap juga vegetasi nya ada Pohon durian, kakao/coklat, kepundung, cengkeh, aren, kopi dll

Dan akhirnya kami sampai juga di Lokasi Air Terjun, dari kejauhan... Wow keren.... Tapi karena masih hujan, kami pun bingung mau ngapain, haha. Airnya jadi keruh karena hujan. Alhasil kami cuma diam disitu menunggu hujan reda.... Ini nih penampakan Air Terjun Geripak, yang saya ambil gambarnya setelah hujan reda :




jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Minggu, 04 Desember 2011

Obyek Wisata Otak Kokoq, Lombok Timur


Obyek wisata Lombok dikuasai oleh ketenaran Pantai Senggigi dan Gili Trawangan. Hmmm padahal di Lombok itu masih banyak lokasi lokasi wisata alam nya lho. Nah yang akan saya bahas sekarang adalah Obyek Wisata Otak Kokoq yang berlokasi di Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading., Lombok Timur. Berdasarkan perhitungan Speedometer kendaraan, jaraknya sekitar 50 KM dari Kota Mataram, lumayan jauh dan melelahkan, akan tetapi jalan sudah mulus, juga tidak perlu takut kesasar karena penunjuk jalan sudah jelas.

Tiket masuk ke obyek wisata ini cuma lima ribu rupiah (murah sekali ya) ditambah biaya parkir seribu rupiah. Obyek wisata ini berisi dua kolam renang dan satu kolam pemandian alam. Kolam Renangnya dibagi dua, sebelah kiri yang dangkal, untuk anak anak, sedang yang kanan dalam untuk dewasa. Lihat di gambar berikut :


Ada juga sebuah kolam kecil dengan air terjun kecil di atasnya. Di kolam ini air nya sangat dingin, dan konon dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit lho. Setelah berenang, kedinginan, pasti jadi lapar. Jangan khawatir, di bagian atas ada banyak warung makanan yang siap memanjakan perut anda. bagaimana? tertarik?





jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

Air Terjun Jeruk Manis, Lombok Timur

Tidak jauh dari Obyek Wisata Otak Kokoq ada sebuah air terjun bernama Air Terjun Jeruk Manis. Kalau kemaren saya ambil jalur langsung dari Otak Kokoq ke atas, ikutin jalan aspal yang ada. Tapi jalannya agak buruk, berlubang lubang dan naik turun, juga tidak ada papan petunjuk arah disana, jadi jurus pamungkas nya adalah bertanya pada warga sekitar.

Saat sampai di daerah Tete Batu, banyak villa/bungallow/resort. Hmm agak heran juga sih, setelah dipikir pikir, oh iya ini khan salah satu pintu masuk ke Rinjani.

Setelah 10 KM berlalu (sumber : speedometer motor) melewati jalanan yang agak memprihatinkan, akhirnya sampai juga di pintu gerbangnya, yang bertuliskan Taman Nasional Gunung Rinjani. Wilayah ini masuk dalam wilayah Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.


Sampai di sana harus lapor dulu ke petugas dan membayar tiket masuk 2.500 / orang. Dari pintu gerbang kita harus berjalan membelah hutan sejauh 1.5 KM (lihat gambar). Tidak terlalu jauh sih, tapi setelah dijalanin, wow saya rasa lebih dari 2 KM itu.


Tapi alhamdulilah jalur yang dilalui bagus, udah dibuatkan jalur dari batu+semen, jadi tidak licin. Membelah hutan diantara pohon pohon besar nan rindang, lumayan sejuk. Diiringi suara kicauan burung dan sesekali suara monyet bersahutan.


Setelah sekitar 20 menit berjalan, melalui 2 pos peristirahatan, sampailah kita di Lokasi Air Terjun. Hmmm Waaaw... kereeeeeen..............




Rabu, 06 Juli 2011

Foto-Foto Air Terjun Sendang Gila dan Air Terjun Tiu Kelep

Ini adalah kali kedua ane touring ke Air Terjun ini (yang pertama, Klik DI SINI), Yuph, di lokasi ini ada dua Air Terjun yang berdekatan, yaitu air terjun sendang gila dan air terjun tiu kelep, lokasinya di daerah senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), sekitar dua jam bila ditempuh dari Kota Mataram. Penjelasan lebih lengkap mengenai Air Terjun ini ada di postingan yang pertama, atau klik Di Sini. Di bawah ini ada beberapa foto hasil jepretan ane kemaren, cekidot gan :

1.Pintu Masuk Sendang Gila/Tiu Kelep Waterfall

2. Air Terjun Sendang Gila




3. Jembatan Berlubang (berupa saluran irigasi)


4. Membelah sungai dan hutan (menuju Tiu Kelep Waterfall)


5. Air Terjun Tiu Kelep (So Beautifull)

Kamis, 30 Juni 2011

Air Terjun Kerta Gangga, Lombok Utara (Part 2)

Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, dimana yang sebelumnya mengenai Air Terjun Gangga yang pertama. Nah untuk yan kali ini adalah mengenai Air Terjun Gangga yang kedua. Jadi perlu ane jelaskan lagi, di Lokasi ini ada tiga air terjun, dua di atas, dan satu di bawah. Untuk yang kemarin dan yang ini adalah yang berlokasi di atas, letaknya berdampingan, akan tetapi yang ini agak tersembunyi, kita harus melewati jembatan bambu kecil, untuk mencapai lokasi ini, kesannya Air Terjun ini berada di dalam Goa,karena kita harus melewati sebuah pintu terbuat dari batuan alami. Setelah kami sampai di sini, langsung deh ane foto foto. Waw kereeen....








Untuk mengetahui lebih lengkap tentang Air Terjun Gangga/Gangga Waterfall, baca aja postingan sebelum ini, atau Klik Aja di Sini.